KESEHATAN SEBAGAI HAK AZASI DAN INVESTASI

1. Kesehatan sebagai hak azasi
Konstitusi WHO (1046) menyatakan bahwa kesehatan adalah hak azasi manusia yang fundamental. Hal ini kemudian ditegaskan kembali dalam Deklarasi Alma Ata (1978) dan Deklarasi Kesehatan Sedunia (1998).

Kesehatan adalah hak azasi berarti :
Pemerintah dan penentu kebijakan harus menetapkan kebijakan dan rencana kegiatan yang menjamin ketersediaan (availanbillity) dan keterjangkauan (accessability) pemeliharaan kesehatan untuk semua secepat mungkin. (WHO: Health and Human Right Publ. serien No. 1, July 2002)

Lebih lanjut beberapa indikator dalam menjamin kesehatan sebagai hak asasi adalah sebagai berikut:

1. Ketersediaan

    Program kesehatan masyarakat dan fasilitas pelayanan tersedia dalam jumlah     yang cukup

2. Keterjangkauan

    Pelayanan dan pemeliharaan kesehatan harus (1) terjangkau oleh semua orang dan bebas dari diskriminasi, (2) secara ekonomi dapat dijangkau, (3) semua orang dapat informasi yang sama dan benar

3. Dapat diterima (acceptability)

Program dan pelayanan kesehatan secara etis dan budaya dapat diterima oleh masyarakat sensitif terhadap isu gender

4. Mutu

Program dan pelayanan kesehatan harus memenuhi persyaratan ilmiah dan medis dan bermutu

Kesehatan sebagai investasi

dimuka sudah disimpulkan berapa besar kerugian ekonomi jangka pendek yang terjadi akibat masalah kesehatan. Artinya, apabila dilakukan investasi yang cukup untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, misalnya demam berdarah, maka :

1. Biaya kesehatan rumah tangga akan berkurang

2. Produktifitas penduduk akan bertambah

3. Subsidi pemerintah untuk kesehatan akan menurun

Artinya investasi untuk kesehatan akan memberi ” return on investment” jangka pendek, yang sebagian besar langsung dinikmati oleh rumah tangga (penduduk)

Demikian juga investasi pada kesehatan ibu dan anak, akan menghasilkan generasi yang lebih bermutu, yang  nantinya akan meningkatkan efektipitas program pendidikan, dan meningkatkan kemampuan penduduk untuk menciptakan nilai tambah dalam kegiatan ekonomi, Artinya investasi kesehatan juga akan menghasilkan “return on investment” jangka panjang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s